Video ‘lucu-lucuan’ dengan menirukan gaya penyanyi India yang direkam oleh Norman Kamaru dan kemudian diunggah ke laman Youtube rupanya mulai membawa berkah bagi anggota Brimob Polda Gorontalo berpangkat Briptu tersebut. Hal itu terbukti dengan diundangnya ia ke acara BUKAN EMPAT MATA di Trans 7.

Tak hanya itu, video tersebut juga membuat pria yang berasal dari keluarga polisi ini sering ‘diuber-uber’ untuk sekedar berfoto bersama.

Banyak kejadian lucu. Di kampung banyak yang ingin foto bareng. Sering saya lari, pas di bandara juga banyak yang ngenali,” tutur Norman saat taping BUKAN EMPAT MATA Trans 7 di Studio Trans Corp, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).

Dan atas semua yang dialaminya, Norman mengaku keluarganya tak masalah dan malah senang dengan kejadian unik dan lucu ini. Selain itu, Norman juga mengaku siap menerima sanksi jika dianggap bersalah karena melanggar disiplin.

Lantas bagaimana jika suatu saat nanti ada tawaran untuk menjadi artis? “Tawaran itu ya tergantung pimpinan, kasih ijin atau tidak. Tergantung ijinlah, keinginan sih ada,” pungkas anggota Brimob yang bertugas di Polda Gorontalo sejak tahun 2006 itu.

Episode Briptu Norman akan ditayangkan besok, Jumat (8/4), pukul 21.45 WIB di Trans 7.

Sumber : http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/norman-kamaru-tawaran-jadi-artis-tergantung-pimpinan.html

shareSocial Bookmarking


Berawal dari keisengan merekam aksi lipsing sebuah lagu India, Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo, mendadak tenar dan menjadi buah bibir di kalangan pengguna internet. Tak hanya itu, sosoknya pun dihadirkan langsung di acara BUKAN EMPAT MATA yang ditayangkan di Trans 7.

Ditemui saat menjalani taping acara yang dipresenteri oleh komedian Tukul Arwana tersebut, Norman mengaku dirinya sempat ditegur oleh atasannya.

Tegurannya ya tidak boleh diulangi lagi, karena kan lagi piket. Kemudian melepaskan baret, tambah pakai merokok dan bercanda. Lagi piket, jadi teman sepiket ini lagi bete karena ada masalah sama istrinya,” ujar Norman di Studio Trans Corp, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).

Pada kesempatan tersebut Norman menjelaskan bahwa ia tak tahu siapa yang telah mengupload rekaman tersebut ke laman Youtube.

Upload saya nggak tahu siapa. Kalau ambil gambar, saya sendiri, pakai hp dan buat video. Waktu itu sih, videonya masih beredar dulu di kawasan Brimob. Nah, pas tugas luar di Pam PLTU, ibu saya justru memberi tahu kalau ternyata video itu heboh di televisi,” tutur pria kelahiran Gorontalo, 27 November 1985 tersebut.

Tak dipungkiri oleh Norman bahwa dirinya adalah penggemar berat film-film Bollywood sejak masih kecil dari pertama kali film India muncul di TPI. “Senang dengan lagu India, tapi nggak hapal semua. Saat masuk polisi, udah jarang menyanyikan lagu India. Lagu India itu sangat romantis,” selorohnya.

Lantas kenapa dirinya lebih memilih menjadi seorang polisi ketimbang seorang entertainer? “Kenapa masuk Brimob, sudah turun-temurun. Keluarga dan ayah saya juga Polisi. Dari dulu juga ada keinginan jadi Polisi,” tutupnya.

Sumber : http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/norman-kamaru-tak-tahu-siapa-pengunggah-videonya.html

shareSocial Bookmarking


Mabes Polri membantah jika Brigadir Satu (Pol) Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo, pelantun lagu India yang meramaikan media massa akhir-akhir ini, dipanggil menghadap Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam, mengungkapkan bahwa kedatangan Briptu Norman Kamaru ke Jakarta bukan untuk menghadap Kapolri, melainkan diundang oleh acara Bukan Empat Mata, yang dipandu Tukul Arwana.

Briptu Norman dipanggil ke Jakarta bukan karena dipanggil Kapolri atau akan menghadap Kapolri. Melainkan karena mendapatkan undangan dari bapak Tukul untuk tampil di Bukan Empat Mata,” ujar Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (07/04/2011).

Atas kedatangan Briptu Norman Kamuru itu, pihak Mabes Polri pun mengaku tidak keberatan. Mabes Polri pun sudah mengizinkan yang bersangkutan untuk tampil di acara yang tayang di Trans7 itu.

Intinya dia bukan menghadap Kapolri. Tapi mendapatkan undangan dari Trans7, dan dari Mabes Polri tidak keberatan dengan acara itu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Briptu Norman, nantinya saat acara, yang bersangkutan juga akan ditemani oleh Korps Brimob.

Nanti saat acara juga akan ditemani oleh teman-temannya di Brimob,” ujar Anton.

Sumber : http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/norman-diundang-tukul-arwana-bukan-kapolri.html

shareSocial Bookmarking


Bismillah, di Blog ini (Baju Aisyah) nanti akan ada beberapa macam dagangan. Pertama Baju Dewasa, baju untuk orang dewasa, pria dan wanita.

Baju kedua adalah Baju Gaul, baju ini untuk anak muda gaul, laki dan perempuan, cowok dan cewek.

Baju ketiga adalah Baju Muslim. Ditujukan untuk muslimin dan muslimah.

Baju keempat adalah Baju Batik.

Dan yang terakhir adalah Jilbab. Khusus untuk wanita tentunya.

Lupa. Ada juga lupa Baju Anak. Khusus untuk anak2 kita tercinta.

InsyaAllah nanti dagangan yang akan pertama muncul adalah JILBAB. Bagaimana menurut teman2? Siap berbelanja?

Salam sukses.

Suaidi Bakhtiar.

shareSocial Bookmarking


Bismillah, hari ini Kamis, 7 April 2011 saya memulai bisnis Jual Baju dengan merk dagang BAJU AISYAH.

Mudah2an bisnis ini bisa menjadi pintu rizki yang barokah, halal dan bernilai plus. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi bisa jadi modal berjuang di jalan Allah.

Hari ini stok baju masih kosong, mudah2an dalam beberapa hari ke depan Baju Aisyah sudah mulai penuh dengan produk2 bermutu.

Salam sukses.

Suaidi Bakhtiar.

shareSocial Bookmarking